Perjalanan umrah bukan hanya tentang sampai, tetapi tentang bagaimana setiap langkah dijalani dengan tenang. Pendamping yang tepat memberi arah, bukan hanya secara teknis, tetapi juga secara rasa.
Sebagai muthawwif di Makkah, saya berusaha menghadirkan ketenangan itu dalam setiap perjalanan.
Karena pada akhirnya, yang diingat bukan hanya tempat yang didatangi, tetapi perasaan yang dibawa pulang.
Ditulis oleh Ali Muhsi Kemal, muthawwif di Makkah dan penulis Renung Aksara.