Setiap hari di Makkah memiliki ritme yang berbeda. Bagi seorang muthawwif, hari dimulai dengan kesiapan: mendampingi, mengarahkan, dan memastikan jamaah merasa tenang.
Saya, Ali Muhsi Kemal, menjalani hari-hari itu dengan pertemuan yang terus berganti, namun tujuan yang tetap sama: melayani dengan sepenuh hati.
Di antara langkah-langkah itu, terdapat cerita, pelajaran, dan pengalaman yang tidak selalu bisa ditulis, tapi selalu bisa dirasakan.
Lihat juga profil lengkap Ali Muhsi Kemal.