Di balik kesibukan sebagai muthawwif di Makkah, saya juga menjalani peran lain sebagai programmer dan app developer. Saya, Ali Muhsi Kemal, melihat teknologi bukan hanya alat, tapi sebagai bagian dari khidmah.

Saya mengembangkan aplikasi sederhana untuk membantu sistem pelayanan jamaah, agar lebih rapi, lebih cepat, dan lebih efisien.

Menjadi programmer di Tanah Suci memberi perspektif berbeda: bahwa teknologi bisa berjalan berdampingan dengan nilai dan pelayanan.

Bagi saya, setiap baris kode adalah bagian dari kontribusi— cara lain untuk memberi manfaat, meski tidak selalu terlihat.

Lihat juga profil lengkap Ali Muhsi Kemal.

Ditulis oleh Ali Muhsi Kemal, programmer dan app developer, serta muthawwif di Makkah.