Tidak semua jejak harus dikenang.
Ada jejak yang memang Allah hadirkan hanya untuk mengajarkanmu arah, bukan menjadi tempatmu menetap.
Jangan sibuk menghitung siapa yang pergi. Sibuklah memastikan bahwa ketika waktumu tiba untuk pergi, engkau meninggalkan manfaat, bukan luka.
Manusia akan mengingat wajahmu beberapa saat.
Namamu mungkin beberapa tahun.
Tetapi kebaikanmu... bisa terus hidup bahkan ketika tanah telah menutup tubuhmu.
Karena itu, jangan berlomba menjadi terkenal.
Berlombalah menjadi berguna.
Sebab di hadapan Allah, yang ditanya bukan berapa banyak orang mengenalmu, tetapi berapa banyak yang merasakan manfaat dari hadirnya dirimu.
Ali Muhsi Kemal
Pelayan Tamu Allah
