Aku belajar satu hal yang paling sering terlupa hidup ini bukan lomba ini perjalanan pulang kadang kita mengejar banyak hal sampai lupa mengeja napas sendiri sampai lupa menatap langit sampai lupa bahwa hati juga butuh tempat duduk aku pernah mengira yang cepat itu selalu benar yang ramai itu selalu berhasil yang keras itu selalu menang ternyata tidak ada kemenangan yang datang dari kesabaran yang tidak dipamerkan ada doa yang dikabulkan dengan cara yang tidak kita pilih tapi justru itulah yang menyelamatkan akhir-akhir ini aku lebih suka pelan bukan karena menyerah tapi karena ingin lebih jujur kalau lelah, ya istirahat kalau sedih, ya mengaku kalau bingung, ya bertanya dan kalau takut, ya mendekat karena Tuhan tidak pernah meminta kita selalu kuat yang diminta hanya jangan berhenti menghadap maka kalau hari ini kamu merasa tertinggal tenang barangkali kamu tidak tertinggal kamu hanya sedang disetel ulang agar kembali pada versi dirimu yang paling waras pelan saja asal tetap pulang