Tulisan / Renung Aksara

Tempat singgah
untuk melihat lebih jernih.

Tulisan tentang perjalanan, khidmah, kehilangan, harapan, dan hal-hal kecil yang sering luput ketika hidup bergerak terlalu cepat.

RA
19

Rasa yang Diperebutkan

Budaya itu awalnya rumah—tempat orang merasa punya akar,punya bahasa untuk pulang,punya cara untuk saling memahami. Politik datang sebagai jalan.Seharusnya jalan untuk …

Baca catatan
RA
20

Di Antara Lagu dan Janji

Ada hari-hari ketika budaya terasa seperti pasar—ramai, hangat, penuh warna.Orang saling sapa tanpa menanyakan kartu identitas. Lalu politik datang membawa pengeras sua…

Baca catatan
RA
21

Aku Mencintaimu

Aku mencintaimu.Aku mencintaimu di bagian yang tidak dilihat orang—di pikiran yang kacau setelah hari yang panjang,di dada yang tiba-tiba sesak tanpa sebab,di saat aku …

Baca catatan
RA
22

Rindu

Rindu itu aneh.Kadang tidak meledak jadi air mata,kadang hanya jadi diam yang panjang.Lalu tiba-tiba kamu muncul di kepala,seperti lagu lama yang tahu jalan pulang. Aku tidak…

Baca catatan
RA
23

Jangan Pergi Saat Aku Lelah

Aku tidak takut ditinggal saat aku baik-baik saja.Aku takut ditinggal saat aku lelah,saat aku tidak lucu,saat aku tidak punya energi untuk jadi menyenangkan. Kalau kamu menci…

Baca catatan
RA
24

Kalau Kamu Lelah

Kalau kamu lelah, tidak apa-apa.Tidak semua hari harus produktif.Tidak semua senyum harus dipaksa.Kadang, yang paling berani adalah mengaku:“Aku sedang tidak kuat.&rdqu…

Baca catatan